Untuk mengadakan kompetisi tingkat nasional ini, Sun Microsystem Indonesia bekerja sama SEAMOLEC dan JENI [Java Education Network Indonesia]. Kompetisi ini merupakan kompetisi saringan untuk Open Jive Regional (Asia) di Singapura. Jadi, sesungguhnya kompetisi ini tidak hanya mencari sang jawara di Indonesia, tetapi, juga mencari perwakilan Indonesia untuk berlaga di tingkat Regional Asia. Tidak hanya mewakili Indonesia di tingkat regional Asia, namun, sang jawara akan mendapatkan hadiah sebesar $1000 plus Ipod untuk tiap-tiap anggota tim dan juga untuk sang pembina!! (wahh…mau donkzz!!)
Sebenarnya jadwal kompetisi ini adalah sebagai berikut:
| 15 Juni 2009 | Kode program harus sudah di upload ke Project Kenai. |
| 22 Juni 2009 | Pengumuman hasil karya yang lulus saringan pertama. |
| 25 Juni 2009 | Batas pengiriman proposal final dari team yang lulus saringan pertama. |
| 30 Juni 2009 | Finalis (3 team) akan berangkat ke Jakarta untuk memperebutkan juara pertama |
Namun, karena mungkin ini kompetisi Open Jive yang pertama kali diadakan oleh Sun Microsystem Indonesia, jadi ada beberapa pengunduran jadwal, terutama jadwal final Open Jive yang sedianya akan diadakan 30 Juni 2009 diundur menjadi 16 Juli 2009. yah…well,, hal ini bisa dimaklumi, mengingat panitia hanya memiliki waktu +- 2 Bulan untuk mempersiapkan seluruhnya untuk kompetisi ini. Akan tetapi, panitia berjanji, untuk kompetisi sejenis tahun depan, akan dipersiapakan dengan lebih baik lagi, dan kemungkinan akan dipersiapkan 6 bulan sebelum kompetisi dimulai.
Universitas tempat aku kuliah, UIN Jakarta, mengirimkan 1 team untuk mengikuti kompetisi ini,(sebenarnya sich karena inisiatif sendiri ^_^). Saat itu pak Imam Shofi selaku salah satu dosen yang getol untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan mahasiswa IT di UIN (dan yang nantinya menjadi pembimbing kami) menghubungi saya, untuk mengikuti kompetisi ini, tentunya saya siap, karena sebelum dihubungi beliau, saya dan bima memang berencana ikut kompetisi ini. Tadinya, sempat bingung untuk memilih aplikasi / software apakah yang ingin kita kembangkan, awalnya ingin membangun Collaborative Business. Namun, karena ‘agak ragu’, makanya sempat mengambang konsepnya, dan gayung bersambut, saudara / friend qt, Hadi Syafruddin menawarkan untuk membentuk team dalam kompetisi ini, dia menawarkan ide yang ga’ jauh2 dari wireless security, maklum, dia itu emang salah satu ‘pakar’ jaringan di kampus qt, sudah CCNA pula ^_^. Tapi, sempat kupertanyakan padanya….”apa hubungannya bisnis dgn wireless security, kan temanya nyangkut dgn bisnis”….tapi, dengan penuh keyakinan dia menjelaskan bahwa “Security > Business”. hmm…masuk akal juga, dan lagipula, konsep Collaborative Business jg blom terlalu matang, ya sudah, akhirnya sepakat bahwa kita bertiga, saya, bima, dan hadi menjadi satu team dan aplikasi / software yang akan dibuat adalah mengenai “wireless security”.
spesifiknya, aplikasi / software yang akan dibuat adalah ttg Radius (Othentification) dan failover. Dan aplikasinya diberi nama “EaseView”. Latar belakangnya adalah selama ini jaringan wireless terkenal dan merupakan salah satu titik terlemah dalam suatu jaringan. Ini bisa dilihat dari penggunaan fasilitas security yang ada pada jaringan wireless yaitu WEP, WPA (static key for all user dan bisa dijebol +- 5 – 15 menit), bahkan ada yang ga’ pake fasilitas security sama sekali !! (alias tanpa key), yang lainnya yaitu Captive Portal (HotSpot System) yang umum digunakan di cafe-cafe, sistem ini bisa dianalogikan dengan rumah kaca, yang mana enkripsi dilakukan hanya pada saat otentifikasi saja (dianalogikan dengan tembok kaca, orang ga’ bisa masuk) kelemahanny adalah karena temboknya adalah kaca, maka orang akan dengan mudah melihat aktivitas2 yang dilakukan user dalam jaringan tersebut dan sangat rentan terhadap sniffing. Nah, dengan sistem kita yaitu yang berbasiskan Radius Protocol. Maka, sistem kita cukup aman, ini agak berbeda dengan captive portal, yaitu dalam sistem ini melakukan enkripsi saat otentifikasi dan transfer data yang di request oleh user, dianalogikan menggunakan tembok beton dan tidak transparan (berbeda dengan kaca yang transparan), sehingga lebih aman. Proses otentifikasi ini menggunakan sebuah server yang telah terinstall Free Radius untuk otentifikasi (kita sebut primary server). Karena server ini cukup vital fungsinya, yaitu sebagai otentifikasi server, maka, digunakanlah backup server untuk menggantikan primary server seandainya terjadi down, fail. Atau konsep ini disebut dengan failover. Team kami yakin, sistem ini sangat berguna bagi banyak pihak, karena, kita ketahui bersama, bahwa security adalah salah satu jantung bisnis, atau akan menciptakan trust bagi elemen-elemen bisnis tersebut. Bisa dilihat pada E-Commerce, yang mana menggunakan security dalam transaksi dan aktivitas bisnisnya. kaitan pentingny dan hubungan antara bisnis dan security bisa dianalogikan seperti investor dengan keamanan sebuah negara, yang mana, kemungkinan investor untuk menginvestasikan asetnya di suatu negara salah satunya terkait dengan keamanan negara tersebut, semakin aman, semakin besar peluang investor tersebut berani menginvestasikan asetnya. Dan semakin banyak investor dan proses bisnis di suatu negara, semakin variatif dan inovatif aktivitas bisnis didalamnya. Saya jadi teringat akan kata2 partner saya yang saat ini bekerja di BNI Securities, beliau mengatakan “ada kalanya bisnis mampu mengubah teknologi, namun, adakalanya teknologilah yang mengubah / menciptakan bisnis (baru)”. Jadi, kita harapkan dengan sistem ini, dan apabila sistem ini telah populer dan banyak digunakan oleh masyarakat luas, akan tercipta aktivitas bisnis yang kondusif, dan bahkan bukannya tidak mungkin tercipta bisnis baru dengan maraknya penggunaan sistem ini, bisnis via wireless ^_^. Ya…itulah sekilas aplikasi yang kita buat.
Sebenarnya, team kita sendiri tidak mempersiapkan kompetisi ini dengan matang, namun, dalam hati kecilku, entah mengapa merasa akan lolos….walaupun dengan ketidak pastian, sempat ditanya oleh seorang teman “gimana open jive-nya bang? lolos ga?”, kujawab “blom tau, kyakny sich lolos..hehe..”, dia nyeletuk lagi “bukannya pengumumannya kemaren? berati ga’ lolos donk?”, aku jawab lagi “oh…gitu ya..??tapi, koq ane ngerasanya lolos ya?”. Sang Ketua tim, Hadi, pun sbnrny dah pesimis lolos…dia ga’ terlalu berharap untuk lolos, karena persiapannya yang mendadak. Tapi, tiba2..tanggal 7 Juli, sebuah email masuk :
Team BLACK BOX,
Selamat Anda mendapatkan satu kesempatan untuk menguji kemampuan Anda selanjutnya di babak final di Jakarta pada tanggal 16 Juli 2009.
Untuk itu kami ingatkan untuk:
Menghadiri penjurian babak final pada tanggal 16 Juli 2009 start jam 08:30 di kantor Sun Microsystems Indonesia, alamat:
Wisma Metropolitan I lantai 13, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 29-31 Jakarta
Apabila ada pertanyaan silakan email ke saya atau ibu Ita Rosita (email ada di cc).
Salam,
Budi Utomo
wah…alhamdulillah, betapa senangny hatiku….bisa lolos k final, ga’ nyangka…^_^
dan berikut tim2 yang lolos :
Dari 18 team:
1 Coffee Java UNS (Universitas 11 Maret) Surakarta
2 The Young Learn Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
3 Lonely Boys University of Surabaya Surabaya
4 Phoenix University of Surabaya Surabaya
5 BlueWings Politeknik Negeri Malang Malang
6 Makaraku University of Indonesia Jakarta
7 blackbox UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jakarta
8 BMP Politeknik Negeri Bandung Bandung
9 NewBieJC SMK Negeri 1 Surabaya Surabaya
10 Dark Side JC SMK Negeri 1 Surabaya Surabaya
11 e-community politeknik negeri malang Malang
12 digdaya smk pgri 3 malang Malang
13 Alhitzer JC SMK Negeri 1 Surabaya Surabaya
14 RPL_B SMK N 4 Malang malang
15 Sunrise Vocational High School 4 Malang Malang
16 Dzaki Islamic University of Indonesia Yogyakarta
17 pSecret Indonesia University of Education Bandung
18 GJC SMK Negeri 1 Surabaya Surabaya
Pemenang Saringan Pertama adalah:
*The Young Learn, Phoenix dan Blackbox*
Dan saat final, diumumkan bahwa kompetisi nasional ini dimenangkan oleh team The Young Learn (UAD, selamat!! tim kalian memang lebih pantas dan layak menang dan mewakili Indonesia) dari 3 juri, akhirnya diperoleh rank sbb :
1. The Young Learn, UAD => score 229
2. Phoenix, Ubaya, => 209
3. Black BOx, UIN Jkt => 200
Alhamdulillah, tim saya juara 3….ya..itulah kompetisi, harus siap menang dan kalah

dan semoga dengan kompetisi ini, bisa memacu anak2 Indonesia pada umumnya dan UIN pada khususnya untuk berjiwa kompetisi dan mengharumkan nama bangsa (ceileh..), cayo semangat!!
Untuk Tim The Young Learn, ayo…semangat!! Garuda Di Dada Kalian!! harumkan nama bangsa ditengah krisis multidimensional ini…..
–to be continued–
romanticpurpleisme said,
July 21, 2009 @ 9:33 pm
Alhamdulillah, kaut ikut bangga..
Smangat, smoga ke depannya tri dan kawan2 bisa makin sukses yaaah..
Smangat,Smangat !!!
Sbagai hadiah, kaut nyanyi deeehh…
Garuda di Dadaku, Garuda kebanggaanku,
Ku yakin hari ini pasti menaaaaaanggg ^^
Nah, skarang tri traktir kaut yaah, hehehe..
mister x said,
July 22, 2009 @ 9:49 am
wah mantab tuh yang paling kanan siapa tuh keren banget.hahahahahaha
slamat buat uin maju terus uin uin heheheh
Supri_ said,
July 25, 2009 @ 2:30 am
Alhamdulillah….
bru sempet baca wo’
hebaddd kawanku nih…sukses ya
next challenge..?? should be no.1
hehehe…amiin.