Archive for Fenomena

Re : Cobaan….

Alhamdulillah….puji dan syukur hanyalah milik Rabbul ‘alamin…yaitu Allah SWT. yang mana senantiasa memberikan kita nikmat2 yang luar biasa!! bukan sekedar harta, namun, segalanya!! nikmat hidup, nikmat untuk makan dan minum, bernafas…dll yang bisa jadi seringkali kita ingkari dan kita lupakan!! naudzubillah….bayangkan saudara-saudariQ yang semoga di rahmati oleh Allah, jika sedetik saja, denyut jantung ini terhenti, karena Allah mencabut nikmat untuk membuat denyut kita tetap berdenyut…maka, kita tidak akan lagi merasakan nikmat2 yg lain,,,,dan itulah akhir hidup kita!! subhanallah…

Setelah agk lama, tidak nulis blog lagi, akhirnya kuputuskan untuk menulis lagi,,, sekedar melepas kepenatan aktivitas sehari-hari yang terkadang cukup membuat jenuh….dan untuk berbagi kpd yang lain,, ttg unek2 dlm pikiran ^_^ thx 4 all yg tlh menyediakan waktuny utk membaca blogQ

Yaps…blom lama ini aq buka email dan FB, setlh beberapa hari tdk d buka ^_^. trnyt ada psan dr seorang saudara muslimQ…sebut saja fulan…. :D (identitas di rahasiakan…)

berikut messageny :

“Assalamu’alaikum wr. wb.

Sobatku yg sudah banyak membantu.. Ga ada bosan2nya ni aku mo nanya2 wo. Hehe..=p

Bgini wo.. Allah itu kan memberi cobaan pada hambanya sesuai dengan kmampuan hambanya itu sndiri,Allah ga ngasi cobaan yg lebih dr itu..ya kan?

Lalu..trkadang kita mendengar kabar adanya orang bunuh diri karna ga kuat atas cobaan yg lg dihadapinya.
Bgaimana mnurutmu?

Ok..makasi banyak wo..=)

wassalamualaikum. Wr. Wb”

Hm..sebuah pertanyaan yg patut menjadi ’sentilan’ dan ‘renungan’ buat qt semua…

Ad pernyataan dan pertanyaan yg menarik dalam pesan tsb.

1.Bahwa Allah itu kan memberi cobaan pada hambanya sesuai dengan kmampuan hambanya itu sndiri,Allah ga ngasi cobaan yg lebih dr itu..

2.Orang bunuh diri karna ga kuat atas cobaan yg lg dihadapinya.

3.Bagaimana menurutmu? hm…

hm…ane coba akan jawab, sesuai dgn ilmu dan pengalaman yg ane miliki,,,

utk point 1, sdh ada pada surat Al Baqarah 286 :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa):” Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir “.

Bahwa memang benar, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. dan sungguh Maha Adil, ya Al ‘Adl, bahwa qt mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakan dan qt mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakan. dan do’anya agar Allah tidak membenani qt dgn beban orang2 sblm qt.

makanya, ujian setiap orang beda2…tidaklah sama, ada yang ujianny dengan kekayaan yang dia miliki, ada yang ujiannya dengan kemiskinan…..ada yg dgn wanita, ada yg dgn jabatan, dll. ibarat orang sekolah, ada yang sudah tingkat SD, SMP, SMA, maupun kuliah, dan ujian tiap2 tingkatan beda2..tidaklah sama, anak SD ujianny ga’ sama dgn anak SMP, dst. anak SD kelas 6 beda dgn ujian anak SD kelas 1….dan jika diperhatikan, ujian yg diberikan oleh sang guru, atau dosen,pastilah bisa dikerjakan, karena sesuai dgn materi yg diajarkan,,,asalkan belajar….dan dikerjakan dgn sungguh2…iya ga?

makanya di saat ujian d kuliah misalnya,insyaAllah saat aq belajar dgn sungguh2 utk menghadapi ujian, aq bisa mengerjakan dan mendapatkan nilai yang baik, dan begitu sebaliknya…..dan disaat aq mendapat nilai yg jelek, aq beranggapan bahwa itu kesalahan Q….kenapa tdk belajar dgn sungguh2…yup..krn memang kurang bljr…jdny tdk bisa mengerjakan ujian dgn baik….begitu pula dgn ujian yang Allah berikan pada Qt…Dia sudah mengetahui ‘tingkat’ kemampuan kita, dan ujian yg diberikan pun, sudah dijamin, akan bisa diatasi oleh kita, asalkan kita berusaha, utk mengatasi permasalahn tsb. kalaupun nyatany kita tdk bisa mengatasi ujian tsb. maka, niscaya, itu adl kesalahan kita sendiri, mengapa kurang maksimal utk menghadapi ujian tsb. mirip analogi yg di atas…

dalam surah Alam Nasroh 5-7, Allah sudah memberikan suatu kata kunci utk dijadikan pegangan qt dlm menghadapi kesulitan yg dihadapi,,,,

bahwa : “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,”

yakin!! bahwa ada kemudahan setelah kesulitan….ini di firmankan olehNya sampai 2 kali!! dan kata kunci ke2 yaitu

FOKUS!! (hehe…klo ini ane jg lg tahap bljr…) …Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

ini yang ane lakukan blom lama ini, yaitu ane memutuskan utk menunda kelulusan ane dgn mem-’pending’ skripsi ane, krn saat ini, ane sdg ada beberapa amanah, yg cukup menguras fokus dan pikiran,,,, tadinya ane mencoba utk mengerjakan ke-2-2nya…yaitu skripsi dan beberapa amanah tsb. ternyata, malah kurang baik hasilnya….krn utk skripsi, kita butuh fokus…krn skripsi max. sktr 2 minggu lagi, sedangkan amanah2 tsb. jg d kejar deadline….so, ane putuskan utk menundanya….(skripsi)…ane jg ga’ ingin terlalu tergesa-gesa, dan terburu-buru, khawatir, berantakan semuanya…dan beberapa waktu yg lalu, ane hubungi ibu ane, bhw ane ingin fokus menyelesaikn amanah2 selain skripsi dahulu, baru stlah selesai, ane ingin fokus skripsi…ya…harapan baik ane…biar segalanya bisa berjalan lancar…dan alhamdulillah, ibu ane bisa memaklumi,,,,dan dia berpesan,,,jgn terima amanah lain lg setlh amanah2 itu selesai,,,dan fokuslah skripsi…yup…thx my mom…^_^ i always miss u

Dan ane jg punya pengalaman waktu mendapat amanah mengerjakan project di suatu perusahaan, yaitu membuat aplikasi yg cukup kompleks…yg waktu itu ane lakukan adalh memprbanyak kedekatan hub.dengan Nya…dan keep to berusaha mengerjakan project tsb.krn ane yakin, nothing impossible….semua ada jalan keluarnya…..saat project ini, sjujurnya ane cukup stress…namun, dgn memperbnyk kedekatan denganNya…menjaga kestabilan emosi dan ketenangan jiwa Q, sehingga pikiran tetap jernih dalm mencari solusinya…dan alhamdulilah, ada saja jalan keluarnya….tiba-tiba aja dapat petunjukNya ttg solusi utk mengerjakan amanah tsb. yup…itu pengalaman ane, waktu itu ane sampe berhari-hari nginep d hotel utk ngerjain project tsb.bisa di bilang itu project dgn under pressure tingkat tinggi!! krn orang2 yg terlibat pun, sudah banyak mengorbankan banyak hal!! dari waktu, tenaga, pikiran, nama baik dan bahkan keluarga…….

suatu waktu saat masih dalam pengerjaan project, ane ‘iseng’ ingin mencari suasana baru yaitu mencoba sholat di musholla hotel, krn biasany sholatny d dlam kamar….cukup bikin jenuh dan putek pikiran…d hotel mulu….alias butuh suasana baru….akhirnya di musholla itu alhamdulillah, ada tambahan penyemangat bagi ane, yaitu selain suasana baru untk mendekat denganNya….d musholla itu terpampang…..suatu ayat2 AlQur’an yang membuat ane makin yakin bahwa, Allah akan memberikan kemudahan bagi hamba2Nya yang beriman, bertaqwa dan bertawakkal hanya padaNya..yaitu ada di ayat dinar yaitu surah at Thalaq ayat 2-3 :

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rezeki kepadanya dari arah yang tidak di sangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah talah mengadakan kententuan bagi tiap-tiap sesuatu”

ayat inilah yang membuat ane makin yakin ttg jalan keluar yang Allah adakan untuk hambaNya yang bertaqwa.

disaat penentuan project tsb., yaitu apakah diterima hasil kerjaan kita atau tidak (yang telah banyak menguras biaya, pikiran dan tenaga). entah mengapa ane saat itu begitu tenang, ane berpikir, kalaupun project ini berhasil…berarti ini yang terbaik bagi semua (entah itu anggota tim, dan customer). dan mungkin ini rezeki ane, dan kalaupun gagal…ane yakin, bahwa itupun yg terbaik bagi semua pula,,,,selalu ada hikmah di setiap perkara….

dan ternyata akhirnya gagal….namun, sekali lagi…itu yang terbaik….walaupun gagal, yg terpenting kita sudah berusaha maksimal…!! tidak terlalu kecewa, lantaran sudah berusaha maksimal…dan di situ ane belajar…bahwa karunia terbesar dari sebuah kegagalan adalah kebesaran jiwa untuk menerima kekalahan,,,,,dan tentunya pengalaman dari sebuah kegagalan, krn tidaklah mudah utk menerima kekalahan…

Intinya, saat kita gagal saat ini, setelah kita berusaha maksimal, bukan selalu berarti Allah telah memberikan ujian yang tidak sanggup kita jalankan…..bisa jadi, ada rencanaNya yang tdak pernah kita tahu….yaitu bisa jadi, itu sbg pengenalan kpd kita ttg ujian yang sejenis, yang akan diberikan lain waktu, agar kita lebih prepare…..kalau d sekolah di sebutnya….”pre test” atau “Pra UAN” dan seperti lagunya dewa 19 yaitu “Hidup adalah perjuangan” : kegagalan saat ini bukanlah berarti kegagalan esok hari….dan kemenangan saat ini, bukanlah berarti kemenangan saat nanti….

Ada pengalaman lain yg ingin ane share…yaitu ttg keinginan dan syukur….

beberapa waktu lalu, ane akhirnya selesai kontrak sebagai programmer full time di suatu perusahaan….sbnrny sang Boss berhrapan utk para pegwainya utk seterusnya bekerja d perusaahnny…namun, krn keinginan ane utk tidak fulltime dan lebih merasa nyaman sbg freelance…makanya ane memutuskn utk tidak memperpanjang kontrak lagi….ane berharap dan berkeinginan bisa freelance dan tidak fulltime….krn tadinya yg ane bayangkan adalh saat freelance lebih santai…krn saat fulltime, ane merasa kaykny hidup tuch cuma d kantor ^_^ maklum,,,,berangkt pagi (rata2 smp kantor jm 10-11an) pulang rata2 jm 8 malam!! sampe rumah jm 10-12 an…

saat ane sudah freelance…alhamdulillah, ane mndpt amanah utk mengrjkan project2….krn alhamdulillah cukp bnyk projct…hal ini membuat ane smpt ckp stress jg….smpt jg ane, jd kurang ibadahnya….stlah sholat yg saat ane sbg programmer full time bisa, lebih berdzikir, skrng agak susah, krn aktivitas2 yg ‘memaksa’ ane utk scptny dilakukan. Hal ini, membuat ane cukup futur…astaghfirullah…

namun, alhamdulilah, disela-sela kesibukan ane, yang membuat pikiran ane ckup penat…stlah habis sholat, ane sempatkan utk merenung sejenak, dalam renungan ini, ane berpikir, “hm…mengapa ya….saat keinginan itu sudah ane dapatkan (yaitu sbg freelance), ane skrng lebih banyak mengeluh? dan malah justru lbh futur…(dibandingkan dgn saat sbg programmer full time, yg notabene ane tidak terlalu menginginkannya)……mengapa ane tidak bersyukur? setelah Engkau memberikan apa yang kuminta…malah justru aku mengeluhkanny? (rabbana inni kuntu minadzalimiin…)”. Dan sejak saat itu, ane berusaha utk mensyukuri apa yg telah ane dapatkan dan jalankan….justru, yang ane rasakan, saat kita banyak mengeluh disaat menghadapi ujian, membuat beban kita makin terasa berat,,,seakan-akan kita kesulitan dan sulit untuk menghadapinya….dan sebaliknya, disaat kita bersyukur dan bersabar,,, dan tetap mendekat denganNya…maka, niscaya, seolah-olah ujian itu terasa lebih mudah dan terasa jalan keluar sudah ada di hadapan kita….subhanallah…akhirnya dari situ, ane bljar utk lbh bersyukur, dn menjg ibadah padaNya…walaupun, msh sangat minim, dgn ttp tilawatul Qur’an, dan berupaya sholat tepat waktu….yakinlah,,,bahwa dgn mendekat dan syukur padaNya…membuat langkah kita makin ringan menghadapi semuanya…

belum lama ini, sebuah SMS masuk ke inbox ane, yaitu :

“Manakala nilai hidup ini hny u/ diri Qt, mk akn tmpk bgi Qt bhw khdpn kcl & sngkt. Yang dimulai sjk kit mmahmi arti hdp & brakhr hngga bts umr Qt.Ttp apbl hdp jg u/ orng lain, mk jadikh hdp ini brmkna pnjng & dlm.Brmula dari adany kmanusiaan itu sndr & brlnjt smpai Qt mnngglkn dunia ini” (Sayyid Qthb)

subhanallah wal hamdulillah, saat mmbaca SMS ini, makin mmbuat ane lbh semangat lagi…mnghadapi hidup….ane percaya ini semua bukanlah kebetulan, bahwa Allah telah memberikan semangat kepada ane melalui teman ane yg mengirim SMS tsb.

utk point k 2: “Orang bunuh diri karna ga kuat atas cobaan yg lg dihadapinya.”

bahwa, berarti dia kurang mengenalNya….dan dekat denganNya…krn sperti yg sudah ada pada point 1, bahwa Allah tidak memberi ujian melebihi kemampuan kita, dan setiap kesulitan, pasti ada jalan…yakin,yakin, dan yakin!!!!

nothing impossible…..

ane jg ingin share ttg pengalaman ane, waktu itu, seorang teman ane pernah share ttg do’a yg selama ini dia panjatkan padaNya…yaitu kata dia, ane selalu minta padaNya., utk meminta ‘dimudahkan’ dalam ‘menjemput’ rizki, bukan sekedar ‘meminta diberikan’ rizki….waktu itu ane berpikir,,,iy jg ya….

akhirnya, ane jg coba do’a itu, wktu itu, setlah sehabis sholat fardhu…ane upayakn utk membaca do’a itu dan meyakinkan dalam diri ttg makna do’a itu….namun, smpt terlintas dlm pikiran, “koq…rizki kagak dateng2 ya?”, namun, walaupn bgtu…ane ttp brush utk yakin,

suatu ketika, di dompet ane, tinggal 1000 rupiah, tidak ada duit lagi sepeserpun yang ane miliki selain uang tsb…namun, ttp, ane yakinkan dalam diri, bahwa rizki sudah ada yang ngatur…ane harus yakin!!!yakin!!yakin!!

tiba2, subhanallah….ada orang yg menawarkan pkerjaan buat ane, dan ane diminta utk menemui orang yg butuh bantuan tsb, dan alhamdulillah, esok harinya orang tsb. mmberikan ane 100rb rupiah!! subhanallah….rezeki itu bisa datang dari mana saja, dan dari arah yg tidak dsangka-sangka!! lihat lg At-Thalaq 2-3

utk point k 3 : “3.Bagaimana menurutmu?”

yaps…itulah menurutQ…menurut pengalamanQ dan ilmu yg tlh aq dapatkan…(alhamdulillah, msh diberikan ilmu dan pengalaman ^_^ )

oh ya…alhamdulilah, skitar jm 00:57 AM, seorang teman mengirim SMS :

“sAat Qt baHa9ia, ALLAH sdg men9uji keimaNan qt,

sAat Qt jaTuh,ALLAH sdg m’Ngajarkan pD Qt utk bs bAn9kit beRdiri.

Saat Qt kSepian, ALLAH sdg membrikan wkt untk Qt bRfikir sndri.

Saat Qt hrs keHilangan oRg y9 qT sAyang, ALLAHsdg m’Ngajarkan pd qt utk ikhlas..,

SaAt qt sDiH ALLAH sdg m’Ngajarkn pd qt unTuk tetap te9ar

sAat qt marah, ALLAH sdg m’mberikn kSmpatan pd qt b9aimana cAra b’sabAr,

SaAt qt bin9ung, ALLAH sdg m’berikan 1piLihan t’bAik pd qt..”

thx 4 ur support n share my friend yg insyaAllah aku cintai karena Allah. Keep ukhuwah….

” Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir “.

aamiin….

ditulis di sela-sela aktivitasQ sbg freelance…^_^

Comments (6) »

Sebuah renungan buat para ‘ikhwah’….

pagi2x…abis nyampe kantor, aq langsung cek email…seperti biasa..:D

eh ternyata ad email yg menarik, masuk dari sebuah milis yang aku ikuti (sebagai pasifis bukan aktifis hehe..) menarik judulny..

“Ikhwah…?!?! ha…hwa..ha…”

biar seru, aku kasih tau aj ya isinya….berikut isiny.. :

Ikhwah…?!? !? “Hei… aku sudah ikut mentoring” “Aku sudah liqo” “Aku sudah tarbiyah” “Aku adalah ikhwah” Mengapa kau bangga menyebut dirimu sebagai seorang ikhwah? Padahal kelakuanmu tak ubahnya sampah.. Boro-boro shalat tahajud Shalat wajib pun kau malas mengerjakannya Lalu bagaimana dengan shalat berjama’ah? Ah, serasa mimpi saja Apalagi untuk sekedar membaca surat cintaNya Huh… enakan baca novel, cerpen, atau komik Lebih asyik dan menghibur Daripada membekali diri dengan buku-buku islami Benarkah engkau sudah tarbiyah ? Kalau dengan lawan jenis kau begitu tak terjaga Matamu berkeliaran, entah kemana hatimu Saat ada tangan lembut seorang wanita yang tersodor kepadamu Engkaupun menyambutnya dengan hangat dengan dalih agar ke’ikhwahan’ mu tidak turun derajatnya Kau begitu pemilih dalam berdakwah Mana yang bisa kau jadikan tempat penghidupan Padahal justru dakwahlah yang harus kau hidupkan Kau begitu pemilih dalam dakwah Betapa nikmatnya bertaushiyah dengan sang lawan jenis Lagi-lagi dengan dalih dakwah Padahal entah berapa banyak teman-temanmu sejenis yang lebih membutuhkan bimbinganmu Bukanlah seorang ikhwah, orang yang tidak terjaga lisannya. Bukan pula seorang ikhwah, orang yang tak bisa menjaga mata dan hatinya Dari yang diharamkan Allah… Bukanlah seorang ikhwah, orang yang begitu mudah mengeluh Padahal ia memiliki Allah sebagai Pembelanya Apakah pantas engkau mengaku sebagai seorang ikhwah ? Padahal akhlaqmu begitu jauh dari akhlaq yang sesuai dengan perintahNya? Benarkah engkau seorang ikhwah Padahal engkau begitu malas beribadah kepadaNya? Sekali lagi, kutanya kepadamu ikhwah kah dirimu? Padahal amalanmu begitu ternoda dengan tujuan duniawi Tiada sedikitpun engkau beramal kecuali mengharap pujian dan balasan dari manusia Tidakkah engkau malu telah berbuat begitu, wahai engkau yang mengaku sebagai ikhwah? Apa yang kau lakukan saat ini? Ketika orang lain tengah berpeluh karena berdakwah Dan yang lainnya begitu letih meyeru kebaikan Apa yang sudah kau lakukan? Menjadi komentator dakwah Atau turut melaju bersama putarannya? Lalu, wahai orang yang mengaku dirinya sebagai ikhwah Dimana engkau telah kubur hatimu? Hei, sadarlah! Bangunlah! Sebelum ajal menjemputmu sobat…. Afwan jiddan jika ada yang tidak berkenan.

sungguh ringan namun padat…hm..buat ku pribadi..ini sebagai nasihat sekaligus renungan,

maklum, akhir2 ni aku merasa hampa, coz, tahajjud sekarng dah jarang.. :( n rasanya ada kejenuhan…ingin rasanya merasakan kedekatan dengan sang Khalik lebih dekat….dekat…dekat….tidak telalu memikirkan lagi keduniaan, harta, tahta, apalagi wanita (walau udah ngebet nich pengen nikah…menghindari maksiat, coz, jaman sekarng gtu…harus lebih extra menjaga pandangan mata…hati…pikiran, dll, banyk godaan…). pengen segala sesuatuny dilandasi dengan keikhlasan, benar2 menjaga diri dari yang tidak sepantasny untuk didekati apalagi dilakukan, wanita2…ni makhluk satu…emang harus dwaspadai, kalau tidak bisa merusak amal, apalagi akhlak!! harus bener2 menjaga niat, dll.

Ya Muqollibul quluub..tsabbit qolbi ‘alaa diinika,

Tapi, jangan menyerah!! wa la takhaf wa la tahzan, innallaha ma’anna!! if we try… :D

thx sobat!! atas nasihat mu…melalui email itu…

so, jangan bangga mengaku sebagai ikhwah!! malah seharusny qt selalu mengaca diri ttg keikhlasan qt dalam berbuat segala sesuatu..

nasihat wa bil khusus buat i’m pribadi, n wa bil umum buat yg mau menerima nasihat ini :-D

Leave a comment »

Beasiswa S2 dari KAUST

Siang tadi, seorang temanku, Putranda, memberitahuku bahwa dia telah mengirimkan informasi beasiswa S2 ke KAUST, woowwww…..!!! “okay…entar ku check dech… :) . thx put… “batinku. Di Istiqlal, segera aku cek email, ternyata ada yang menarik….email yang dikirim Putra telah masuk,

putra1

opps!!! ok..langsung aja kubuka…

begini isinya…

Assalaamu ‘alaikum Wr. Wb.

Ini ada informasi beasiswa dari King Abdullah University of Science & Technology di Arab Saudi. Beasiswa ini bener2 unik karena kita dibiayai bukan hanya waktu S2 di sana, tapi juga S1 kita di Indonesia dibiayai sampai beres, di kampus manapun kita kuliah!!!! Asyik kan???? Jadi, tunggu apa lagi, untuk lebih jelasnya, buka aja websitenya seperti yang ada di poster di attachment email ini: www.kaust.edu.sa & klik tulisan “KAUST Discovery Scholarship”. Dicoba ya, jangan dinganggurin aja & dilewatin lagi seperti yang kemarin2!!!!

Wassalaamu ‘alaikum Wr. Wb.

hehe…memang…sebelumnya aku pernah diajak ikut beasiswa dari IIEF untuk studi pelatihan gratis English selama 2 bulan ke Amerika, tetapi, karena aku ingin fokus ke ACM, so aku nggak terlalu bersemangat untuk mengikutinya, dan hanya si Putra yang ikut, dan akhirnya dengan ’semangat’ dan ‘kegigihannya’ berhasil meraih beasiswa dari IIEF,ckckck….luar biasa!! so, sebenernya aku sangat tertarik banget ikut beasiswa ini… ngarep nich :)

so, buat kalian2 yang tertarik coba aja ikut beasiswa ini…siapa tau beruntung :-D

Leave a comment »