How to configure IM2 Broom Unlimitted on your own linux (Ubuntu)?

Preface

Pengalaman ini saya dedikasikan buat orang-orang yang seperti saya, yang kesulitan mensetting Mobile Broadband seperti IM2 3,5 G d Linux, terutama Ubuntu.😀 . hehe..karena awalnya saya juga kesulitan…tanya n cari ma om Google kesana-kesini, akhirnya mulai dapat pencerahan, ni tanya temen juga sich yg mahir linux..hehe..dia bantuin untuk cari solusi…

Introduction

Saat ini, layanan internet broadband sudah makin marak, teknologi yang semakin canggih dengan munculnya 3,5 G di Indonesia (jadul ya…di Luar kan dah  4 G, bukan 3,5 G lagi…😀 ), membuat segalanya jadi nyaman, terutama dalam akses internet untuk chatting, browsing, download, dll. Indosat dan Telkomsel bersaing ketat untuk mencoba meraih pasar di area ini, terbukti Indosat mengeluarkan IM2 3,5 G , sedangkan Telkomsel mencoba menandingi dengan Telkomsel Flash nya…masing2 punya kelebihan, dan tentuny kekurangan…:-D namun, disini saya ga’ ingin membicarakan kelemahan ato kelebihan masing2, coz kalian bisa tanya om Google dengan ‘mudah’ tentuny..hehe..IM2 3,5 G sendiri ada beberapa paket layanan, ada yang prabayar dan pascabayar, untuk yang prabayar sendiri itu dibagi lagi menjadi 2 paket : Broom Classic dan Broom Unlimitted, klo yang Broom Classic sich setau saya sifatnya ga’ unlimitted, jadi kita beli voucher dengan nilai tertentu (misal 50rb), nah nanti kita diberikan quota dengan jumlah tertentu dengan bandwitch maksimal up to 3,6 Mbps, nah klo Broom Classic ini cocok orang yang mengakses internetny seperlunya aja..ga’ download iso ato film tiap saat😀 .nah, klo Broom Unlimitted untuk paket yang termurahnya itu bandwitch maxinya up to 256 Kbps. untuk lebih mudahny saya gambarkan perbedaanny sbb (dengan kelas harga yang sama yaitu 100rb rupiah) :

Parameter Broom Classic Broom Unlimitted
Quota 200 Mbyte Unlimitted (2 Gbyte quota for max bandwitch up to 256 Kbps)
Max Bandwitch (connection speed) up to 3,6 Mbps (depends on your location n hardware) up to 256 Kbps (depends on your location n hardware), but after over quota ( or after 2 Gbyte), your max bandwitch is will be decrease become up to 64 Kbps

klo saya sendiri, pake yang Broom Unlimitted 100rb (ngirit..hehe..), ada juga sich yg paket 300rb (max bandwitch up to 1 Mbps), tapi ya…namanya juga mahasiswa…hidup mahasiswa!!

nah…terserah anda mau paket yang mana…andalah yang menentukan…karena yang punya duit kan anda…hehe..

Configuration

saya sendiri memiliki 2 modem untuk yaitu Handphone MotorolaC650 (support only GPRS) dan PCMCIA OPTION GlobeTrotter FUSION+ EMEA dari T-Mobile (support 3,5 up to 1,8 Mbps), alhamdulillahnya ke dua modem ini bisa dipakai untuk menggunakan IM2 3,5 G d linux…so i’m happy, coz i like linux..😀 .
berikut akan saya paparkan configurasi untuk PCMCIA GT Fusion dulu..
first utawa pertama, insert your PCMCIA onto your laptop.
lalu masuk ke terminal :
kita lihat apakah PCMCIA GT Fusion sudah terdeteksi,

~$lspci
hasilnya (result is):
0b:00.2 Network controller: Option N.V. Qualcomm MSM6275 UMTS chip

ini menandakan berarti sudah terdeteksi PCMCIA kita. tapi, lho? koq yang terdeteksi Option N.V. Qualcomm MSM6275 UMTS chip? bukannya PCMCIA GT Fusion? yup, karena PCMCIA GT Fusion menggunakan chipset Option N.V. Qualcomm MSM6275 UMTS chip.

Di linux, anda memerlukan driver nozomi, agar PCMCIA GT Fusion bisa digunakan. khusus Fedora dan RedHat, anda harus menginstallny terlebih dahulu, namun, jika anda menggunakan ubuntu 7.10 atau diatasnya, anda tidak perlu lagi menginstallnya, karena sudah terinstall secara defaultnya.
ini bisa dibuktikan dengan cara :

~$lshal | more

hasilnya :

udi = ‘/org/freedesktop/Hal/devices/pci_1931_c’
info.linux.driver = ‘nozomi’ (string)
info.parent = ‘/org/freedesktop/Hal/devices/pci_104c_8039’ (string)
info.product = ‘Qualcomm MSM6275 UMTS chip’ (string)
info.subsystem = ‘pci’ (string)
info.udi = ‘/org/freedesktop/Hal/devices/pci_1931_c’ (string)
info.vendor = ‘Option N.V.’ (string)
linux.hotplug_type = 2 (0x2) (int)
linux.subsystem = ‘pci’ (string)
linux.sysfs_path = ‘/sys/devices/pci0000:00/0000:00:1e.0/0000:0a:09.0/0000:0b:
00.2’ (string)
pci.device_class = 2 (0x2) (int)
pci.device_protocol = 0 (0x0) (int)
pci.device_subclass = 128 (0x80) (int)
pci.linux.sysfs_path = ‘/sys/devices/pci0000:00/0000:00:1e.0/0000:0a:09.0/0000
:0b:00.2’ (string)
pci.product = ‘Qualcomm MSM6275 UMTS chip’ (string)
pci.product_id = 12 (0xc) (int)
pci.subsys_product_id = 0 (0x0) (int)
pci.subsys_vendor_id = 0 (0x0) (int)
pci.vendor = ‘Option N.V.’ (string)
pci.vendor_id = 6449 (0x1931) (int)

secara otomatis linux telah memountnya ke salah satu diantara /dev/noz0 , /dev/noz1, /dev/noz2, /dev/noz3, tapi biasanya secara default adalah di /dev/noz0.

cek aja di /dev/

~$ls /dev/ | grep noz

hasilnya :

noz0
noz1
noz2
noz3

kini, anda hanya perlu mengconfigurenya di /etc/wvdial.conf

~$vi /etc/wvdial.conf

tambahkan profile dialer berikut (press insert) :

[Dialer im_2_noz]
Phone = *99#
Username = indosatm2
Password = prabayar
New PPPD = yes
Baud = 921600
Modem = /dev/noz0
SetVolume = 0
Dial Command = ATDT
Init1 = ATZ
Init2 = AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
init3= AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
FlowControl = CRTSCTS
Stupid Mode = 1

lalu save, (press ESC, then :wq).

username dan password yang digunakan diatas untuk anda yang belum meregistrasi kartu anda. Jika anda belum, meregistrasi kartu anda berikut stepnya :

~$wvdial im_2_noz

jika gagal terkoneksi coba gonta-ganti nozominya di /etc/wvdial.conf…

Modem = /dev/noz0

noz0 jadi noz1, klo ga’ bisa coba ganti jadi noz2, dst.

setelah sukses terkoneksi, buka browser anda dan ketik http://www.google.co.id atau website apapun, secara otomatis, anda akan di redirect ke website indosatm2.com untuk meregistrasikan kartu anda, dan disana anda akan membuat username dan password yang baru. misal : username : andi , password : budi

maka, next step adl, kembali k console / terminal, dan ubahlah konfigurasi dari dialer sebelumnya di /etc/wvdial.conf :

~$vi /etc/wvdial.conf

gantilah

Username = indosatm2
Password = prabayar

menjadi

Username = andi
Password = budi

sesuaikan dengan username dan password yang anda buat saat registrasi. Lalu save konfigurasi tsb dan siap2lah merasakan kenyamanan berinternet bersama Indosat M2 3,5 G (halah…promosi bangetttt).

~$wvdial im_2_noz

dan  testlah :

~$ping http://www.google.co.id

jika reply, maka selamat!! anda berhasil mengkonfigurasi IM2 Broom d linux.

4 Responses so far »

  1. 1

    dhealkindy88 said,

    kalo masih ga bisa juga gimana om? oia.. bikin tulisan tentang vpn dong.. hehe mesen..

  2. 3

    Bleem said,

    error bro kaya gini. ada solusi, modem kita kayaknya sama merknya tapi aku pake fedora
    [root@bleemnb ~]# wvdial im2
    –> WvDial: Internet dialer version 1.60
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    –> Sending: ATQ0
    –> Re-Sending: ATZ
    –> Modem not responding.
    [root@bleemnb ~]# vi /etc/wvdial.conf
    [root@bleemnb ~]# wvdial im2
    –> WvDial: Internet dialer version 1.60
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    ATZ
    OK
    –> Sending: AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    OK
    –> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    ERROR
    –> Bad init string.
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    OK
    –> Sending: AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    OK
    –> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    ERROR
    –> Bad init string.
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    OK[root@bleemnb ~]# wvdial im2
    –> WvDial: Internet dialer version 1.60
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    –> Sending: ATQ0
    –> Re-Sending: ATZ
    –> Modem not responding.
    [root@bleemnb ~]# vi /etc/wvdial.conf
    [root@bleemnb ~]# wvdial im2
    –> WvDial: Internet dialer version 1.60
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    ATZ
    OK
    –> Sending: AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    OK
    –> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    ERROR
    –> Bad init string.
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    OK
    –> Sending: AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    OK
    –> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    ERROR
    –> Bad init string.
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: ATZ
    OK
    –> Sending: AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    OK
    –> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    ERROR
    –> Bad init string.

    –> Sending: AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    AT S7=45 S0=0 V1 X4 &c1 E0
    OK
    –> Sending: AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    ERROR
    –> Bad init string.

    • 4

      brainplusplus said,

      itu karena d ubuntu sudah terintegrasi dgn software n driver T-Mobile….nah, klo aq kurang tau klo d fedora tuh integrasi (built-in) ga?


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: